Ditjen PDT Implementasikan Ekosistem Digital di Daerah Tertinggal


  Jumat, 02 Nopember 2018 Berita DITJENPDT

Mandat PP 78/2014 tentang Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal yang ditindaklanjuti dengan Perpres 131/2015, ditetapkan sebanyak 122 daerah tertinggal di Indonesia. Dalam menjalankan tugasnya, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi mengemban 3 (tiga) fungsi yaitu Regulasi, Fasilitasi dan Koordinasi (Perpres 12/2015). Guna menjalankan fungsi tersebut, Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal telah melakukan berbagai upaya pemenuhan pelayanan dasar dan infrastruktur, termasuk pengembangan ekonomi lokal berbasis digital di daerah tertinggal.

Permasalahan yang kerap muncul adalah pasokan logistik (logistics supply chain) maupun penunjang pariwisata. Mengatasinya, Dirjen Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Samsul Widodo telah menandatangani MoU bersama Bupati Manggarai Barat dan CEO PT. Inti Prima Mandiri Utama (iPaymu.com) Riyeke Ustadiyanto di Labuan Bajo yang turut disaksikan oleh perwakilan Kemenko PMK. Langkah ini dilakukan untuk mendorong implementasi ekosistem digital yang meliputi pemasaran pariwisata, produk lokal, logistik dan sistem pembayaran digital.

Dalam MoU tersebut meliputi fasilitas pemasaran online (Marketplace) dan omni channel manager, fasilitas pemasaran sosial commerce, fasilitas Payment Gateway dan Payment System, fasilitas Branchless banking (keagenan), dan pengelolaan aktivitas jasa logistik dan fulfillment center.

iPaymu.com dan Khrisna Group yang berkantor di Kuta Bali, merupakan group usaha yang memiliki ekosistem lengkap sebagai solusi yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas kinerja industri. BrikatSUPER.com adalah fasilitas Pusat Logistik Berikat untuk IKM, yang memperoleh insentif fiskal dari Pemerintah berupa penundaan bea masuk dan pajak atas bahan baku impor untuk IKM sekaligus sebagai kanal penjualan (omni channel management) global melalui e-commerce baik marketplace, sosial media maupun platform lainnya. Hingga berita ini dirilis, BrikatSUPER.com telah terhubung ke lebih dari 24 marketplace global.

Selain itu, ada beberapa platform pendukung besutan dari kedua group tersebut seperti Refeed.id, yaitu platform social commerce dengan fitur minishop dan fitur untuk membangun jaringan reseller. Kemudian Fullbook.id, yaitu platform performace network untuk produk pariwisata, dan Wifimu.id, yaitu platform promosi berbasis wifi dan masih banyak lagi solusi yang telah disiapkan dan bersifat end-to-end social commerce, untuk mempercepat pertumbuhan dunia usaha sehingga pelaku usaha cukup fokus pada kegiatan produksi dan layanan untuk menjawab permintaan pasar.

Masyarakat setempat juga dapat berperan aktif, baik sebagai influencer, pembeli, penjual maupun agen penjual (reseller) dengan sistem bagi hasil. Ekosistem tersebut juga dilengkapi dengan iPaymu.com sebagai sistem pembayaran digital dengan fiturnya yang kaya akan kemudahan bagi pengguna dan telah terhubung ke beberapa bank.

Menindaklanjuti MoU, telah dibahas dalam rapat di dilaksanaka di Sanur Bali (31/10) rencana aksi kerja promosi wisata, pemasaran produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan sistem pembayaran digital di Labuan Bajo. Nantinya model ini akan diadopsi oleh daerah tertinggal lainnya. Turut hadir dalam rapat tersebut Dirjen PDT, Direktur PEL, Direktorat Sarpras, Direktorat PSDLH, Kepala Dinas Pariwisata dan Bappeda Manggarai Barat, Tim iPaymu.com beserta ekosistemnya, dan juga startup Caventer.

“Kita berharap, pemanfaatan ekosistem berbasis teknologi digital (e-commerce) yang dikembangkan oleh iPaymu.com akan semakin memberdayakan UMKM/IKM dan Pariwisata, sehingga Potensi yang ada di Kabupaten Manggarai Barat ini, tidak lama lagi akan bertumbuh signifikan”, ucap Samsul optimis.