Dirjen PDT Bicara Ekonomi Digital di Daerah Tertinggal Dalam Konferensi Internasional ICON-UCE 2018


  Rabu, 10 Oktober 2018 Berita DITJENPDT

MALANG - Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal, Samsul Widodo menjadi narasumber dalam acara The 3rd International Conference on University-Community Engagement (ICON-UCE) 2018 yang dilaksanakan di Universitas Maulana Malik Ibrahim, Malang, Selasa (9/10).

Salah satu isu yang diangkat dalam ICON-UCE 2018 ini adalah isu terkait pembangunan masyarakat di era digital. Dalam Plenari Session 3 dengan tema Building Village Community through Partnership: Government, Academia and Private Sector, Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal, Samsul Widodo menyampaikan terkait percepatan pembangunan daerah tertinggal melalui pemanfaatan ekonomi digital.

Melalui kerjasama dengan beberapa mitra startup, Ditjen PDT mendorong pembangunan daerah tertinggal melalui peningkatan produksi, precision agriculture atau pertanian yang tepat, penjualan produk unggulan secara online di marketplace, dan pengembangan crowdfunding di daerah tertinggal.

Dalam international conference ini Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal, Samsul Widodo menggandeng HaloHola, mitra startup yang berkontribusi dalam peningkatan akses pendidikan di daerah tertinggal melalui device yang memiliki konten-konten edukatif bagi siswa di daerah yang dapat diakses tanpa ketersediaan sinyal.

ICON-UCE 2018 diselenggarakan oleh Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama kerjasama dengan KOMPAK. Ajang empat tahunan kali ketiga ini berlangsung 8-10 Oktober di Universitas Negeri Islam Maulana Malik Ibrahim, Malang.