Lampung Barat Targetkan Bebas Dari Daerah Tertinggal Pada 2020


  Senin, 05 Maret 2018 Berita DITJENPDT

LAMPUNG BARAT - Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus menargetkan Kabupaten Lampung Barat lepas dari predikat daerah tertinggal dalam tiga tahun kepemimpinanya, 2020 nanti. Rencana tersebut dipaparkan Parosil saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan Jangka Menengah  Daerah (RPJMD) Lambar 2017-2022 di aula Rumah Sakit Alimudin Umar, Balikbukit, Kamis (1/3).

Parosil mengaku, pemerintahannya tengah merumuskan kerangka pembangunan guna mewujudkan visi dan misi bersama Wakil Bupati Mad Hasnurin untuk kesejatraan masyarakat Lampung Barat.

"Lima tahun sebetulnya waktu yang tidak terlalu panjang untuk mewujudkannya. Namun dengan totalitas dan usaha yang sungguh-sungguh, dengan segala kekuatan, optimis tercapai. Kami mempunyai target bahwa di tahun 2020 Lampung Barat keluar dari daerah tertinggal. Pembangunan di setiap pekon makin cepat dengan adanya dana desa (DD)," lanjutnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, lanjut Parosil, ada beberapa poin yang menjadi perhatian sekaligus pekerjaan rumah pemerintah. Salah satunya perbatasan Lampung Barat dengan beberapa kabupaten lain yang disebut belum jelas, diantaranya dengan Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumsel.

"Di perbatasan OKU Selatan dengan Pekon Hujung Kecamatan Batuketulis ada warganya ber-KTP Lambar, namun wilayah secara administratif diklaim masuk OKU Selatan. Demikian di beberapa dusun di Kecamatan Belalau. Ini harus diselesaikan dengan difasilitasi pemprov," kata dia.

Selanjutnya, Parosil ingin mengembangkan Kopi Robusta dan sektor pariwisata yang masih terkendala anggaran. Demikian pula akses jalan Liwa-Pesisir Barat via Lumbokseminung yang terkendala perizinan karena harus menembus areal TNBBS.

"Contoh sektor pariwisata, Suoh yang aksesnya sudah lumayan bagus namun belum mantap. Itu semua pekerjaan rumah ke depan. Ini salah satu tantangan untuk keluar dari predikat daerah tertinggal. Semua pihak, baik pemprov dan TNBBS diharapkan bisa membantu jalan keluarnya," tandas Parosil.