Ditjen PDT Hadirkan Berbagai Teknologi di Gelaran FIFest 2018


  Minggu, 11 Nopember 2018 Berita DITJENPDT

Beragam inovasi baru dalam kegiatan filantropi (kedermawanan sosial) akan tampil di Filantropi Indonesia Festivasl 2018 (FIFest 2018).

Festival kebajikan ini akan memberi gambaran ke publik mengenai transformasi kegiatan filantropi di Indonesia dari konvensional ke digital.

Ketua Badan Pengurus Perhimpunan Filantropi Indonesia, Timotheus Lesmana Wanadjaja mengatakan, festival juga akan menampilkan beragam cara dan metode baru dalam menyumbang dan menolong sesama, khususnya yang dilakukan melalui pemanfaatan teknologi digital.

FIFest 2018 merupakan event pameran dan forum filantropi yang digelar oleh Filantropi Indonesia bekerjasama dengan Dyandra Promosindo untuk menggambarkan dan mengeksplorasi keragaman, perkembangan dan kemajuan sektor filantropi yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali.

FIFest 2018 akan digelar pada tanggal 15 - 17 November 2018 di Cendrawasih Hall-Jakarta Convention Center, Jakarta. Melalui festival ini masyarakat mendapatkan gambaran mengenai peran dan kontribusi lembaga-lembaga filantropi di Indonesia dalam mengatasi masalah sosial dan memajukan kepentingan umum.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi melalui Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal bekerjasama dengan RiTx, Sehati TeleCTG dan HaloHola akan ikut serta dalam gelaran FIFest 2018 dengan memperkenalkan teknologi dan aplikasi untuk mengatasi kesenjangan dan ketertinggalan, seperti Smart Farming 4.0, teknologi dibidang pertanian, aplikasi Sehati, aplikasi pendamping untuk ibu hamil, dan HaloHola sebuah device distribusi digital konten berbasis offline streaming untuk konten-konten pendidikan.

Ingin tahu lebih banyak terkait teknologi dan aplikasi tersebut, kunjungi Booth Ditjen PDT, dan temukan terobosan teknologi informasi dalam rangka percepatan pembangunan daerah tertinggal.